kreatif pada tempatnya;

Entrepreneur Vs Pengusaha




Ya, mungkin ini cuma perbedaan nama, antara entrepreneur dan pengusaha. Tapi, ada beberapa orang yang membedakan artinya, namun mayoritas menyamakan, katanya sama saja entrepreneur ya pengusaha, begitupula sebaliknya. Shakespeare pernah melontarkan,"What’s in a name? That which we call a rose by any other name would smell as sweet.”,"Apalah arti sebuah nama? bla.. bla.. bla..", mungkin ini berlaku pula dalam pembahasan: apakah hanya perbedaan nama antara entrepreneur dan pengusaha? Penting nggak sih mengetahui perbedaannya?. Mari kita kupas, setajam singlet.

Di akhir april hingga awal mei 2011 kemarin, saya mengikuti sebuah pelatihan dari Forum Indonesia Muda (FIM), dan alhamdulillahnya di angkatan ke-10 ini yang dibahas adalah tema yang saya minati: Entrepreneurship. Singkat cerita, salah satu pembicaranya adalah Pak Bambang, pemilik Cimory (yang di puncak itu tuh, susu, yogurt, dan lainnya). Beliau adalah salah satu yang membedakan antara entrepreneur dan pengusaha. Sebelumnya, yang saya tahu bahwa entrepreneur itu adalah kumpulan karakter dan sebagai pengusaha harus mempunyai karakter entrepreneur itu. Namun, Pak Bambang menjelaskannya sedikit berbeda, dari penjelasannya inilah saya mampu untuk membuka mata, apakah saya ini seorang entrepreneur atau pengusaha?.

Pak Bambang menjelaskan bahwa entrepreneur itu adalah: Orang-orang yang mempunyai kemampuan untuk melihat peluang-peluang yang orang lain tidak dapat melihatnya. Dan menurut beliau pula, Pengusaha adalah: Orang-orang yang dapat menjalankan peluang-peluang yang ada hingga berhasil. Oke, disinilah perbedaanya, tidak semua entrepreneur adalah pengusaha, dan tidak semua pengusaha adalah entrepreneur, namun ada juga pengusaha yang entrepreneur atau entrepreneur yang pengusaha.

Sering nggak sih menemukan seseorang yang begitu banyak idenya, dapat melihat berbagai peluang yang tidak dapat kita lihat namun saat dia menjalankan peluang itu malah tidak berhasil, keok di tengah jalan. Sering kan? nah, jika kita memakai definisi dari Pak Bambang, itulah yang disebut entrepreneur, namun bukan maksudnya selalu keok di tengah jalan ya, ngertilah ya maksudnya hehe (catet: entrepreneur aja). Lalu kita bicara tentang pengusaha, banyak gak sih pengusaha yang susah banget menemukan ide brilian, dan untuk mendapatkan sebuah ide itu dia harus minta tolong orang lain (nah disinilah seorang entrepreneur menolong pengusaha), tapi jika pengusaha ini mengurus ide itu maka akan berhasil? (pula karena dia punya modal besar), ya itulah pengusaha (catet: pengusaha aja).

Nah, itulah yang akhirnya membuka mata dan pikiran saya. Saya jadi mampu mengukur diri "Siapakah saya?", "Sudah sampai mana?", it's about your positioning and process.. So, ternyata banyak idepun juga nggak baik jika tidak memiliki kemampuan sebagai pengusaha, apalagi nggak punya ide hehe.

Akhirnya, jika kita memakai definisi dari yang dijelaskan oleh Pak Bambang, kita dapat mengukur diri.. siapakah kita sebenarnya, entrepreneur aja atau pengusaha aja? atau bahkan kita sudah sampai di tahap 2 in 1, pengusaha sekaligus entrepreneur, wow semoga saja.. Pokoke, dicek aja.. bertanya lagi dalam diri.. "Saya ini entrepreneur atau Pengusaha? atau keduanya?!" atau tetap berpendirian seperti Shakespeare, "Apalah arti sebuah nama?" :).

Salam CreativePreneur
enterpreunership untuk kemandirian bangsa

Bantu Blog ini! Untuk membantu kelangsungan hidup blog ini klik di sini

0 komentar:

© 2011 Pekerja Kreatif, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena